Showing posts with label Instagram. Show all posts
Showing posts with label Instagram. Show all posts

Tuesday, November 25, 2014

Manggari Story



Obrolan sore itu cukup mengharukan, mungkin karena lemahnya daya tahan saya, cerita itu terus terbawa dalam otak.

Butuh sekitar 12jam menuju kota dengan berjalan kaki, jika sungai tiba2 naik maka mau tidak mau harus menunggu hingga surut, biasanya sih sampai bermalam dipinggir sungai, dalam gelap.

Kala itu, tidak ada bidan dan tidak ada puskesmas, untuk seorang ibu yang sedang mengandung dan ditingal suami yang berbulan-bulan untuk mencari makanan dikota, saya tidak tau seperti apa perjuangan seorang ibu untuk melahirkan anaknya didesa itu.

Kampung ini melahirkan banyak pemimpin. tidak sedikit dari mereka yang sekolah diluar negeri dan menjadi orang berpengaruh disana. #Manggarai-#Flores Barat.

Wednesday, November 12, 2014

HBD!



Met ultah @irmadunov lekas sembuh!

Friday, November 7, 2014

Jadi Ingat Masa Kecil



Berhubung blom ksampean utk bli gadget, kita main tanah aj :D

Jd ini critanya, sedang memasak. Maya, yg dibantu oleh chef abraham, sedang mempersiapkan menu spesial utk makan malam.

Berbahan dasar crayon yg d tumbuk agak kasar, disajikan dg manis diatas batu sisa bangunan. Mrk berdua berharap menu ini bs menjadi surprise, dan bs mledak ketika dipasarkan.

Sunday, November 2, 2014

Foto Lama dari Album Ibu



That's me, right in the middle of my brothers.

Di th.84, paman saya, yang akrab saya sapa papa, adalah orang yg membawa kami ke timor leste, saat itu namanya masih timor-timur.

Sekitar 27 th yg lalu saya lahir, dikelilingi dengan kakak-kakak yg selalu saja bertengkar memperebutkan mainan dan jadwal membersihkan kamar.

Waktu itu, setiap weekend kami sering bermain kungfu-kungfuan dengan kekuatan membelah bumi dan bersembunyi dibalik pohon. Masa-masa dimana Tiger Wong masih menjadi impian kami yg rapuh ini. :)

Saturday, October 18, 2014

Weekend di karawang



Hanya iseng menyapa aja sih sebenarnya :D

Jalan raya ini sebenarnya adalah akses jalan ke kampung sebelah, tapi karena penduduknya yang masih sepi, jadi jarang banget jalan ini dilewati kendaraan.

Segerombolan kambing lewat bersama empunya kambing, seketika saya berasa berada di NTT, dimana jalanan sepi dan hanya dilewati binatang ternak, I feels like i`m home haha

Wednesday, October 1, 2014

Sunda Kelapa, Gerbang Sejarah Jakarta



Sunda kelapa, bisa dibilang adalah pintu masuk dari cerita panjang batavia. Dititik inilah denyut perekonomian kala itu berkembang. Tulisan VOC masih terpampang jelas di salah satu gedung, dulunya gedung itu difungsikan sebagai galangan kapal. Tidak jauh di seberang jalan, berdiri menara syahbandar (tempat foto ini diambil) atau akrab disapa menara goyang, karena dia selalu bergoyang ketika mobil-mobil berat melintas disebelahnya.

Saturday, September 27, 2014

Toilet


Sensasinya seru!

Baru buka langsung disambut meriah sama cicak, kcoak, semut dkk. Kita sempet ngobrol bareng didalem sambil ngopi2 dan bahas nasib bangsa kedepan.

Sebagai cicak dia hanya bisa menanti ketika malam datang dan lampu teplok di nyalakan untuk bisa makan. Tentang janji bantuan listrik didesa ini, sudah jadi rahasia umum kalo itu hanya pe-ha-pe dari partainya si kecoak.

Sempet ada bersitegang diantara mereka, namun akhirnya semut menyela, "biar kata lo njengking bro, nasib kita cuma jadi maenan orang lain, so... Mending kita balik kerja aja, semangat kebersamaan suku kami lah yang membuat kami masih bisa bertahan sampe sekarang." 

Ajang ngobrol bareng akhirnya selesai setelah saya puas menjamah toilet ini, ada rasa kangen yang besar untuk kapan-kapan mampir lagi.

Toilet... Yu de best lah :D

Muaro Jambi


Karena lemahnya daya baca, tidak banyak cerita sriwijaya yang saya ketahui, kelemahan ini semakin membuat saya tampak bodoh ketika bertemu Pak Agus dan Ibu Retno dari tim arkeolog setempat.

Pak Agus terutama, sudah bekerja 14th di Jambi sebagai pengrajin kepingan sejarah, dari tumpukan batu bata merah yang sudah berlumut dan ditumbuhi akar pohon, dia mencoba merekonstruksi cerita masa lalu.

Candi Muaro Jambi adalah situs candi terbesar dari seluruh situs percandian di Indonesia, dari hasil penelitiannya dia berhipotesa, Candi Muaro ini adalah situs pusat belajar, semacam sekolah untuk orang hindu kala itu, dengan mengfungsikan kanal sungai sebagai salah satu media transportasi utama.

Saya tidak terbayang seperti apa crowdednya tempat ini ketika itu, tapi satu hal yang membuat saya percaya kenapa tempat ini sangat religius adalah karena pohonnya.

Saat ini, situs ini dikelilingi pohon duku dan manggis, dengan ukuran gede dan super rindang, bahkan fosilnya pun juga ada.

Tidak butuh waktu lama buat saya untuk merasakan bahwa tempat ini sangat tenang dan intim. Saya beberapa kali terhanyut dalam lamunan, terbawa oleh ketenangan yang dihadirkan oleh pohon2 itu.

Hilinawalo Fau


Ada sekitar 20 desa di nias yang masih tersusun dari rumah adatnya dan bebatuan alam. Seperti Desa Hilinawalo Fau di Nias Selatan.

Dengan bantuan unesco, beberapa rumah disini di pasangi solar cell untuk kebutuhan sehari hari. Desa ini sengaja diarahkan menjadi desa wisata, namun menurut saya banyak yang harus di bangun, seperti akses jalan dan perawatan rumah adat. Tempatnya sebenarnya indah, tapi jadi tidak menarik hanya karena terlihat kumuh.

Banyak rumah disini yang di tinggal pemiliknya. Untuk mencari pehidupan, mereka tidak berani bergantung pada kebun karet yang jarang panen karena jadwal hujan yang tak menentu, hanya pemain sekala menengah keatas yang bisa terus bermain dengan karet.
#rofasidestory #nias

Rumah Adat Mentawai


Salah satu rumah orang mentawai. Ini termasuk rumah yang terbesar karena tersusun dari tiga ruang (depan, tengah, & belakang). Rumah lainnya berukuran lebih kecil, hanya terdiri dari satu ruang saja.

#rofasidestory #rofa3 #mentawai

Sekerei


Sekerei, adalah sebutan untuk seorang pemimpin dan orang yg memiliki banyak pengetahuan.
Seperti seorang dokter dengan kemampuan magis, mereka menjaga nilai-nilai "arat sabulungan" hingga saat ini.


Sudah jd cerita umum generasi mentawai sekarang adalah generasi terakhir.
Pengaruh teknologi dan pengunjung yang mampir, menjadikan keturunan mereka lebih suka hidup "modern". #rofasidestory #rofa3 #mentawai 

Cerita tentang lentera timur.



Dari namanya sbenarnya ga menarik sama sekali, menurut saya nama cafe itu ya harus yang menarik, kayak Setarbak, kopi pangku, kopi pak joni, dll

Tapi terlepas dari itu.. Nama lentera timur berhasil jadi objek khayalan saya malam ini. Dengan atmosfer musik melayu pertengahan 60an, saya pun terjebak dalam lamunan.

Nama indonesia itu muncul dari 2 peneliti yang berseteru, dengan begron sosiologi dan apapun itu, mereka susah menamakan genre orang2 yg hidup dalam hamparan tanah yang ada di timur india ini.

Indo=india archipelago, nesia=pulau.

Jadi indonesia adalah kepulauan di area india timur yang notabenenya wilayah itu mencakup seluruh wilayah asia tenggara. India archipelago dan melayu archipelago, adalah satu entitas yang sama, dan sebutan untuk semua daerah yang berada di timur india.

Tapi sekarang.. Nama melayu tak seindah dulu, namanya tenggelam di balik cerita majapahit dan batik. Ada hari batik nasional tapi tidak ada hari songket nasional.

Bhineka tunggal ika...

Teringat Cerita Bodoh :)


Ada kalanya cerita hanya berawal dari kursi kosong.
Dimana dia hanya duduk 5 baris didepan dan berhasil mencuri konsentrasi.

Kali itu untuk sekalinya dia duduk tepat didepanku, 
bertatap mata, 
terdiam.. 
Terpaku dg senyumnya..


... Halo pagi... :)